Gaya Jepang di ‘Confession of A Shopaholic’
MUNCUL lagi film yang membuat heboh para pencinta mode dan penggila belanja, “Confession of A Shopaholic” (COAS). Gaya busana sang tokoh utama bisa Anda contek untuk tampil trendi.
Jika Anda belum menonton filmnya, sempatkan untuk meluangkan waktu menonton film komedi romantis tersebut. Sementara untuk Anda yang sudah menonton, hmm pasti Anda sudah melihat busana-busana yang dikenakan Rebecca Bloomwood atau Becky, sang tokoh utama bukan?
Adalah Patricia Field, orang kreatif yang berada di balik layar yang telah berhasil membuat sang tokoh utama terlihat fashionable. Sebelumnya, Field juga telah sukses membuat film “Sex and The City” dan “The Devil Wears Prada” digilai para pencinta fashion.
Di ketiga film tersebut, Field bertanggung jawab atas kostum dan busana. Penataan busana di serial “Ugly Betty” yang sedang tayang di Amerika pun tak lepas dari campur tangannya.
Field adalah seorang desainer sekaligus fashion stylist dari New York yang cukup terkenal. Ia adalah salah satu juri di Project Runway dan juga pernah mendapat nominasi Oscar untuk penataan kostum di film “Sex and The City”.
Ketika ditanya bagaimana dia menggambarkan fashion di film COAS, Field menjelaskan bahwa semuanya serba-berwarna, glamor, seksi, dengan banyak aksesori, tas, syal, dan belt. “Gaya di film ini sangat segar dan muda. Lebih muda dari Sex and The City atau The Devil Wears Prada,” ujarnya.
Field memang memakai banyak warna cerah untuk busana Becky, sang tokoh utama yang diperan kan Isla Fisher. Merah, ungu, kuning, oranye, turquoise, dan hijau mendominasi pakaian Becky. Yang menarik adalah dominasi pengaruh style masyarakat Jepang pada sejumlah busana yang dipakai Becky.
“Saya rutin pergi ke Jepang beberapa kali dalam setahun. Ada satu mal yang merupakan favorit saya di sana, namanya Mall 109 di Tokyo. Saya melihat orang di sana mengenakan busana dengan lebih ‘hidup’. Anda akan melihat coat warna oranye atau kuning, boots warna pink. Sangat modern dan blak-blakan,” beber Field.
“Saya menyukai kecerahan warna-warna tersebut dan itu sangat menginspirasi saya. Banyak baju Becky saya beli di sana.” Walaupun tokoh Becky di film tersebut digambarkan selalu tampil dengan busana desainer terkenal, kenyataannya busana-busana tersebut tidak seluruhnya milik desainer. Ada beberapa pakaian yang Field beli di Harajuku, Jepang, dan hanya berharga USD200.
“Saya berkata kepada asisten saya, jangan pergi ke Bergdorf Goodman atau Barney’s. Kita tidak akan menemukan apa yang kita butuhkan di Amerika. Kita harus pergi ke Jepang,” ucapnya.
Namun, Field juga mengombinasikannya dengan pakaian karya desainer dan sejumlah label mode terkenal seperti Zac Posen, Yves Saint Laurent, Chanel, Prada, dan Dolce & Gabbana. “Saya mencoba menggabungkan baju desainer dengan baju Harajuku dan baju vintage. Hasilnya, mengagumkan,” ujar Field senang.
Untuk Anda yang sudah menonton filmnya, pasti tahu syal hijau yang merupakan benang merah dari film tersebut. Sebenarnya syal tersebut merupakan copy dari syal yang pernah dikeluarkan rumah mode D&G.
“Saya menelepon mereka (D&G) dan berkata bahwa saya membutuhkan satu model syal mereka yang pernah populer beberapa tahun lalu. Saya membutuhkan yang berwarna hijau, tapi mereka tidak punya. Namun, mereka mengirimkan satu contoh kepada saya dan saya pun membuat copy-nya dalam warna hijau. Mereka tidak keberatan dan bahkan senang sekali melihat hasilnya.” katanya.
Untuk karakter lain di film COAS seperti Suze (sahabat Becky), Luke (pemeran pria utama) atau Allete (editor in chief majalah terkenal yang diincar Becky), Field pun tidak main-main dalam mendandani mereka. “Gaya Suze lebih eklektik. Ia juga terlihat suka memakai coat untuk pria dengan model army, lengkap dengan tambalan- tambalan di mana-mana. Sementara tokoh Luke digambarkan lebih simpel. Saya suka saat melihat dia memakai setelan gelap Prada dengan siluet yang ramping dan pas di tubuhnya,” ujar Field.
Sementara untuk karakter Allete yang fashionable, Field mengadaptasi gaya karakter sosialita Prancis lengkap dengan perhiasan besar dan klasik. Field juga menambahkan gaya Bohemian pada karakter Allete.
Pada acara penayangan perdana film tersebut di New York, sang aktris pemeran Becky, Isla Fisher, tidak mau kalah fashionable dengan tokoh yang dimainkannya. Ia terlihat cantik mengenakan dres straples seksi koleksi musim gugur 2009 dari desainer Matthew Williamson.
Dress dengan motif print dan aksen manik-manik di sekitar pinggul dan kantungnya itu membuat Fisher terlihat makin chic.










Leave your response!